Sabtu, 13 Juni 2015

Arung Tenaku

 KAPAL BATU DARI SELATAN

Bersumber dari kata " Batang Tenaku" yang berarti "Sungai Tenaku" kini wilayah Kecamatan penaung dari 20 wilayah desa itu bernama Batang Cenaku. Kecamatan yang berada di daerah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Provinsi Riau ini memiliki luas ± 85.515,84 Нektar dan jumlah penduduk mencapai 34.936 Jiwa (sumber sensus Batang Cenaku)

20 desa naungan itu diantaranya adalah desa Aurcina,Kuala Kilan,Pejangki,Puntianai,Batu Papan,Alim,Sipang,Lahai Kemuning Cenaku Kecil,Kepayang Sari,Anak Talang,Sanglap,Bukit Lipai,Kuala Gading,Bukit Lingkar,Kerubung Jaya,Petaling Jaya,Pematang Manggis,Talang Mulya dan desa Talang Bersemi.

Secara umum keadaan topografi Kecamatan Batang Cenaku terdiri dari daerah aliran sungai,dataran rendah dan perbukitan. Memiliki ketinggian 40 hingga 105 meter dari permukaan air laut. Terhampar luas bersama hijaunya hutan serta kaya akan anak sungai. Rata rata anak sungai mengalir dari sungai Tenaku alias Batang Cenaku. Dimana sungai Tenaku ini merupakan sungai terbesar di wilayah dan nama Tenaku akhirnya lazim disebut dengan "Cenaku" maka jadilah Batang Cenaku.

Kecamatan Batang Cenaku memiliki perbatasan wilayah. Diantara perbatasan tersebut mencatat untuk sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Rakit Kulim. Kemudian
Selatan berbatasan dengan Provinsi Jambi, sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Batang Gansal dan Kecamatan Seberida. Sementara wilayah Barat berbatasan dengan desa Sei Ekok yang masih termasuk wilayah Kecamatan Rakit Kulim.

Ada hal menarik dan membuat penasaran. Ternyata di wilayah Kecamatan yang satu ini,tepatnya dibagian wilayah selatan tersimpan sejuta cerita dari potensi alam yang di yakini oleh masyarakat bakal menjadi potensi wisata menakjubkan. Sejumlah pemandangan berpanorama indah mulai ditemukan oleh beberapa penjelajah alam setempat.

Wilayah selatan yang juga disebut bersempadan dengan Provinsi Jambi itu mengandung potensi alam yang menawan. Air terjun kembar dan bertangga dengan tinggi sekitar 12 meter serta dihiasi bebatuan raksasa,kokoh dan berwarna warni berhasil ditemukan belum lama ini di pedalaman desa Alim Kecamatan Batang Cenaku. Air terjun itu disebut air terjun Denalu.

Tak hanya itu,menurut salah satu dari sekian banyak penjelajah keindahan alam terkait,Priono (26) yang juga salah seorang kontestan finalis Bujang - Dara asal Inhu 2015, saat di konfirmasi Posmetro Indragiri belum lama ini mengatakan,satu air terjun bernama air terjun Maras juga ditemukan tak jauh dari air terjun Denalu. Air terjun itu memiliki Gua menyerupai sumur. Anehnya, didalam Gua tersebut mengalir anak sungai nan jernih.

Priono yang juga berprofesi sebagai guru honorer di SDN 025 Sei Arang desa Kepayang Sari itu menuturkan suasana ruangan Gua dan keberadaan sungainya itu terlihat angker. Namun saat ini juga Gua bersungai itu juga belum diketahui asal usulnya dan mengandung apa didalam sana."Mungkin Pusaka atau harta karun" selorohnya.

Kendati demikian,diindikasi sebagian tokoh adat setempat mengetahui cerita legendanya,bahkan penuh Misteri. Dikatakan Priono,salah seorang tokoh adat desa Alim bernama Datuk Zainal (78) diyakini mampu menceritakan asal muasal adanya air terjun dan gua fenomenal tersebut. Penelusuran Posmetro Indragiri di seantero hutan wilayah desa Alim makin menegangkan,tatkala rombongan penjelajah alam sempat berkata bahwa tak jauh dari wilayah itu juga terdapat bukit batu yang saat ini telah diselimuti rimbunnya hutan dan belukar.

Salah satu tokoh adat desa Alim,Datuk Sahran (60) dituturkan melalui Priono saat bersama awak media ini menceritakan asal usul bukit batu tersebut. Ternyata bukit batu itu adalah Kapal kuno yang telah membatu. Priono menuturkan lagi terkait Kapal kuno membatu tersebut yang menurut cerita Datuk Sahran,jutaan tahun yang silam desa Alim adalah lautan luas. Kapal tersebut adalah milik salah seorang datuk terhormat yang bisa jadi merupakan salah satu penguasa di wilayah Batang Cenaku.

Sayang,Datuk Sahran yang diyakini mengetahui legenda fenomena alam tersebut saat hendak dikonfirmasi Posmetro Indragiri belum bisa dijumpai. Datuk asal desa Alim itu hanya menitipkan pesan pada Priono bahwa untuk bercerita terkait dengan itu harus berhadapan lama dengan awak media. " Tunggu saja waktunya nanti " pesannya membuat penasaran.(
              

ARUNG TENAKU I
          Kapal Batu Dari Selatan

•Insan insan Penjelajah Alam
  Meminta Lirikan Penguasa

Sembari menanti cerita legenda Kapal Batu Dari Selatan dari para ahli sejarah adat setempat,salah satunya Datuk Sahran dari desa Alim Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu),Posmetro Indragiri coba melansir beberapa fakta penemuan sejumlah tempat berpanorama indah yang baru baru ini berhasil di temukan oleh sejumlah penjelajah alam dari Kecamatan itu sendiri.

Diawali cerita dan petunjuk beberapa masyarakat adat setempat jauh di tahun sebelumnya,sejumlah pecinta alam menganggap bahwa tempat tempat berpemandangan indah yang mereka temukan itu merupakan potensi tersembunyi yang sesungguhnya sangatlah menarik di jadikan tempat wisata. Sejumlah potensi wisata itu banyak ditemukan di sejumlah desa naungan Kecamatan Batang Cenaku,tepatnya dibagian selatan.

Dituturkan oleh salah seorang penjelajah,Priono yang juga diketahui selaku tenaga pendidikan asal Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sei Arang desa Kepayang Sari saat di konfirmasi Posmetro Indragiri membenarkan bahwa ia bersama rekan rekan lainnya menjumpai beberapa tempat indah diantaranya di sebelah selatan wilayah desa Alim,Kepayang Sari dan Anak Talang.

Dikatakan oleh Priono, selain Bukit Batu yang di yakini masyarakat sebagai Kapal kuno yang membatu,air terjun kembar Denalu,Air terjun Marras,Gua aneh menyerupai sumur juga ditemukan tak jauh dari kedua tempat itu. Jika di intai,kondisi dalam Gua tersebut diperkirakan memiliki ruangan luas dan gelap,namun anehnya jika dilihat dari atas dasar Gua akan nampak aliran air jernih persis seperti aliran sungai."Gemericik airnya terdengar jelas " tuturnya.

Terkait penemuan penemuan ini sempat terendus dan membuat penasaran sejumlah kalangan masyarakat. Mereka rata rata ingin berkunjung di zona yang dimaksud. Kendati harus menelan waktu hampir setengah hari barulah tiba di zona yang dimaksud,belum lama ini telah berdatangan beberapa pihak pihak penting di tempat berjarak kurang lebih 60 an kilometer dari pusat Kecamatan itu.

Diantara pihak yang berkunjung adalah Camat Batang Cenaku,Afran Ridwan,S.ST bersama rombongan tepatnya di bulan Februari 2015. Kunjungan Camat saat itu juga bersamaan dengan kunjungan salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhu Dapil terkait,Suharto SH. Kedua orang penting itu mengaku takjub melihat pemandangan indah yang ternyata ada di Kecamatan Batang Cenaku.

Terkait penjelajah alam yang berhasil menemukan potensi wisata ini juga datang dominan dari insan insan pendidikan,misal pada saat melenggang di hari libur. Hal itu pernah ditempuh oleh beberapa orang seperti halnya Kepala SDN 026 Sei Arang,Rohman Janidir SPd,Kepala SDN 025 Anak Talang dan Ngalimin besrta para guru,beberapa guru dari SMPN I Batang Cenaku,beberapa guru dari SDN 019 Talang Mulya dan masih banyak lainnya.

Merasa kagum dan menganggap sayang apa bila dibiarkan begitu saja,sejumlah penjelajah alam tersebut mulai mendiskusikan pemanfaatannya. Diskusi demi diskusi itu diawali oleh dukungan serius Kepala desa Alim,Sulkarnain beserta aparatur. Kemudian diskusipun melaju hingga kepada Camat setempat dan anggota DPRD terkait hingga sempat dikoordinasikan dalam suatu rapat.

Tak hanya itu,setelah dilakukan diskusi dan koordinasi,Dinas Pemuda olahraga Budaya dan Wisata Kabupaten Inhu juga sempat melirik potensi itu dengan cara menyabangi tempat menawan tersebut,kendati jalanan terjal dan panjang berliku harus mereka lalui. Bahkan baru baru ini menurut penuturan Priono saat dikonfirmasi Posmetro Indragiri,Kamis (11/6) mengatakan bahwa beberapa tempat berpanorama indah itu telah dikunjungi Sekda Inhu,H.Agus Riyanto,SH bersama rombongan belum lama ini.

Ada yang menarik dari kunjungan Sekda Inhu. Dimana sepercik harapan berhasil dikutip dari pernyataan Sekda Inhu. Dituturkan oleh Priono lagi,dalam kunjungannya di potensi wisata itu Sekda Inhu,H.Agus Riyanto terlihat semangat ditengah rasa takjubnya menikmati indahnya alam selatan Kecamatan Batang Cenaku ini. Dikatakan oleh Agus melalui penuturan Priono,bahwa pemerintahan Inhu akan berupaya serius menerobos pembangunan akses jalan menuju potensi alam yang ia kunjungi itu. "Sepertinya harapan masyarakat di respon pemerintah " ujar Priono girang.

Sedikit ungkapan terimakasih datang dari para pecinta alam juga penjelajah kepada Kepala desa Alim dan lainnya,para pinisepuh,tokoh masyarakat dan tokoh adat segenap desa yang ada dikecamatan Batang Cenaku. Dikatakan mereka para pecinta alam saat terakhir berbicara dengan awak media ini di desa Kuala Kilan mengatakan tanpa adanya mereka para tokoh dan masyarakat sebagai penunjuk jalan maka baik air terjun Denalu,Marras,Kapal Batu dan Gua bersungai tak bakal ditemukan dengan mudah. "Mereka para tokoh adat dan masyarakat yang memberi petunjuk pada kami " tutup Priono.(Ono)

8 komentar:

  1. Lanjutannya terhenti karena,melemahnya sistem pemerintahan yang cendarung memikirkan hal hal vital di seputar permasalahan dan kebutuhan desa,,hingga sang penulis menepi istirahat.. Mana neh Pak Budiyono nya..

    BalasHapus
  2. Datanglah ke Cenaku Mas Rangga Indra, di sana kita bisa bertemu..

    BalasHapus
  3. Mari kita kembangkan potensi wisata indragiri hulu

    BalasHapus